|
|
comments (0)
|
Assalamialaikum wr. wb.
Bulan Rajab adalah bulan ke 7 dari bulan hijrah (bulan arab). Terjadinya perjalanan Nabi Muhammad s.a.w., dan akhirnya bertemu langsung dengan Dzat Pencipta (ALLAH S.W.T), Menerima Perintah sholat dan beliau juga melihat syurga dan neraka.
Keutamaan Bulan Rajab :
|
|
comments (0)
|
Assalamualaikum
Berikut ini adalah kebiasaan-kebiasaan yang dapat merusak otak. Dikarenakan isinya cukup menarik dan bermanfaat, maka saya sharing di sini. Semoga bisa bermanfaat
1. No Breakfast
Tidak Sarapan/’Adamul Ifthaar
Orang yang tidak sarapan akanmenyebabkan tingkat gula darah yang rendah. Hal ini akan menyebabkan asupan nutrisiyang kurang memadai bagi otak sehingga menyebabkan penurunan fungsi otak (BrainDegeneration)
2. Overeating
Makan berlebihan/al-Akluz Zaa’id akan menyebabkan pengerasan arteri otak, yang dapatmenyebakan penurunan kekuatan mental.
3. Smoking
Merokok/at-Tadkhindapat menyebabkan pengerutan otak multiple yang bisa menyebabkan gangguanAlzheimer.
4. High Sugar Consumption
Mengonsumsi gula secara berlebihan/as-Sukrol ‘Aali dapat menyebabkan gangguan absorbsi protein dan nutrisisehingga menyebabkan malnutrisi yang berhubungan dengan perkembangan otak.
5. Air Pollution
Pencemaran udara/TalawwutsulHawa’
Otak kita adalah pengkonsumsioksigen terbesar di tubuh kita. Menghirup udara terpolusi dapat menurunkansuplai oksigen ke otak, sehingga menyebabkan penurunan fungsi efisiensi otak.
6. Sleep Deprivation
Kurang tidur/Qillatun Naum
Tidur akan membantu otak untukberistirahat. Kurang tidur yang berkepanjangan akan mempercepat kematian selotak.
7. Head covered while sleeping
Menutup wajah ketika tidur/Taghtiyatul wajh atsna’in naum dapat menyebabkan peningkatan kadar karbondioksida danmenurunkan kadar oksigen yang dapat memberikan efek kerusakan otak.
8. Working your brain During illness
Berfikir keras pada saat sakit/IzhaaqudDimaagh bil ‘amal atsna’il maradh
Bekerja keras atau belajar pada saatsakit dapat menurunkan efektivitas fungsi otak yang dapat menyebabkan kerusakanotak.
9. Lacking in stimulating thoughts
Jarang merangsang fikiran/QillatulAfkaar al-Muhfazah
Berfikir adalah cara terbaik untukmelatih otak kita, jarang merangsang fungsi otak dapat menyebabkan penyusutanotak.
10. Talking Rarely
Jarang bicara/nadiratul kalaam
Perbincangan intelektual dapatmendukung efisiensi kerja otak.
Sumber : http : /www.kajianislam.net/
Pengetik ulang : yansen([email protected])
Tanggal/hari : Kamis 09-juni-2011
|
|
comments (0)
|
Assalamualaikum wr. wb.
Diriwayatkan dari Muhammad bin Ishak dari Zuhri dari Said bin Musayyab bahwaAbdullah Rabbih berkata, :
"Ketika Rasulullah saw. Setuju untuk memukul lonceng ( sebagaipanggilan shalat ), padahal beliau tidak suka dengan hal itu karena menyerupaiumat Nasrani, aku bermimpi bertemu dengan seorang laki-laki yang memakai dualapis pakaian berwarna hijau sedang membawa lonceng. Kemudian aku berkata,'Wahai hamba ALLAH, apakah kamu hendak menjual lonceng itu?' Dia menjawab,,Kamu gunakan untuk apa lonceng tersebut?' Aku menjawab, 'Kami gunakan sebagaipanggilan untuk shalat.' Dia berkata, Maukah kamu saya tujukkan sesuatu yanglebih bagus dari itu ?' Aku menjawab, 'Iya, mau.' Dia berkata, 'Katakanlah,'ALLAH Maha Besar, ALLAH Maha Besar, ALLAH Maha Besar, ALLAH Maha Besar. Akubersaksi bawa tiada tuhan selain ALLAH, Aku bersaksi bawa tiada tuhan selainALLAH, Aku bersaksi Muhammad utusan ALLAH. Mari mengerjakan shalat, marimengerjakan shalat. Mari menyongsong kemenangan, mari menyongsong kemenangan.ALLAH Maha Besar, ALLAH Maha Besar. Tiada Tuhan Selain ALLAH. '"Abdullah bin Zaid berkata, " Setela itu tidak lama kemudian lelakitersebut berkata, 'Kemudian jika hendak menunaikan shalat
(iqamah) katakanlah, 'ALLAH maha besar, ALLAH Maha Besar. Aku bersaksi bahwatiada tuhan selain ALLAH. Aku bersaksi bahwa Muhammad utusan ALLAH, Marimengerjakan shalat. Mari menuju kemenangan. Shalat akan ditunaikan, shalat akanditunaikan . ALLAH Maha Besar, ALLAH Maha Besar. Tiada tuhan SelainALLAH.'Abdullah bin Zaid berkata, 'Di pagi harinya aku mendatangi Rasulullahsaw. Dan memberi tahu beliau tentang mimpi ini benar.’ Kemudian beliau menyuruhuntuk mmelakukan adzan. Bilal budak Abu Bakar yang melakukan adzan dengankalimat-kalimat tersebut dan memanggil Rasulullah saw. Untuk shalat. Abdullahbin Zaid berkata, “Pada suatu hari Bilal mengajak beliau untuk menunaikanshalat Subuh. Lalu ada yang brkata bahwa beliau sedang tidur. Lantas dengansuara sangat lantang Bilal berkata, ‘Shalat lebih baik daripada tidur.’ Sa’idbin Musayyab berkata, “Lantas perkataan Bilal tersebut dimasukkan pada kalimatadzan subuh.”
Hadist tersebut juga diriwayatkan oleh imam Ahmad dan Abu Dawud dari jalurMuhammad bin Ishak dari Muhammad bin Ibrahim at-Taimi dari Muhammad binAbdullah bin Zaid dari ayahnya. Redaksi hadistnya sebagai berikut.
“Di pagi harinya aku mendatangiRasulullah saw. Dan bercerita tentang mimpiku. Lantas beliau bersabda, ‘InsyaALLAH mimpi ini benar. Pergilah ke Bilal dan ditekan apa yang ada dalam mimpimuagar dia adzan dengan kalimat-kalimat tersebut karena Bilal lebih merdusuaranya daripada kamu. ’”Abdullah bin Zaid berkata, “Lantas aku menemui Bilal.Kemufian aku diktekan kalimat-kalimat tersebut kepadanya dan dia pun adzandengan kalimat-kalimat tersebut.” Abdullah bin Zaid berkata, “LantasUmar IbnulKhathab mendengar adzan tersebut dari rumahnya. Lalu dia keluar rumah keluarrumah dengan memakai serbannya seraya berkata kepada Rasulullah, demi Zat yangtelah mengutusmu dengan membawa kebenaran, sungguh aku telah bermimpi sepertimimpinya.’”Abdullah bin Zaid berkata, ‘”Lantas Rasulullah saw. Bersabda, ‘Segalapuji bagi ALLAH.’”
BERSAMBUNG. DULU YAA. INSYA ALLAH NANTI KAMI LANJUTKAN KEMBALI... ^_^
Hari/Tanggal : Rabu 08 juni 2011
penulis ulang : yansen ([email protected])
sumber : Selalu Dekat Dengan ALLAH (Abdul Halim Mahmud)
|
|
comments (0)
|
assalamualaikum wr. wb.
Diriwayatkan bahwa Abu Hurairah r.a. berkata bahwa Rasulullah saw. Bersabda, :
"Ada dua golongan penduduk neraka yang belum pernah aku lihat. (1) wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang (karena mereka berpakaian tipis sehingga lekuk tubuh mereka masih tampak), tidak taat kepada ALLAH, dan menagjak orang lain untuk meniru mereka, serta memakai penutup kepala yang sangat besar hingga menyerupai punggung unta. Mereka tidak akan melihat surga, pun baunya. (2). Laki-laki yang memegang cambuk seperti ekor sapi dan dipukul kepada orang." (HR Ahmad dan Abu Dawud)
DIriwayatkan bahwa Abu Hurairah r.a. berkata, :
"Rasulullah saw. Melaknat seseorang laki-laki yang berpakaian seperti perempuan dan seorang perempuan yang berpakaian seperti laki-laki." (HR Ahmad dan Abu Dawud)
Pembicaraan mengenai berhias dan meniru kaum perempuan, meniscayakan kita untuk berbicara mengenai membuka aurat. Dalam sebuah hadist dikatakan bahwa diriwayatkan dari Bahz Bin Hakim dari ayahnya bahwa kakeknya berkata,
"Aku berkata kepada Rasulullah saw.,
'Wahai Rasulullah, aurat mana saja yang harus kami tutup dan yang tidakharus kami tutup?' Beliau menjawab, 'Tutuplah semua auratmu melainkan kepada istri dan budakmu.' Aku bertanya lagi,' Bagaimana jika ada orang-orang yang saling becampur dalam satu tempat hingga sulit untuk menutup aurat?' Beliau menjawab, Dia harus tetap menutup malu kepads Allah SWT."' (HR Ahmad, Thabrani, dan lainnya)
DIriwaytkan bahwa Ali r.a. berkata bahwa Rasulullah saw bersabda, :
"Jangan tampakkan pahamu dan janganlah kamu melihat paha orang, baik yang masih hidup maupun yang sudah mati." (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah)
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Nabi saw. bersabda, :
"Paha merupakan aurat." (HR Tirmidzi)
Diriwayatkan bahwa Ibnu Abbas berkata,
"Pernah suatu hari Rasulullah saw. Melewati seorang laki-laki yang pahanya kelihatan. Beliau bersabda, 'Tutuplah pahamu karena sesungguhnya paha seorang laki-laki termasuk aurat."' (HR Amad)
Diriwayatkan fari Ya'la bahwa, :
Rasulullah saw. Pernah melihat seorang laki-laki yang mandi di tempat terbuka. Kemudian beliau naik mimbar, bertahmid, dan bersabda, "Sesungguhnya Allah azza wa jalla Mahamalu dan menutup, mencintai rasa malu dan ketertutupan. Jika salah seorang di antara kalian mandi, hendaknya dia menutup dirinya." (HR Abu Dawud dan Nasai)
Fiqih sangat memperhatikan masalah akhlak. Di antara hadist yang menunjukkan hal itu adalah yang di riwayatkan dari Ibnu Abbas r.a. dari Rasulullah saw. Bahwa beliau pernah melewati dua kuburan lantas bersabda, :
"Dua orang yang ada di dalam kedua kuburan tersebut sedang di siksa. mereka di siksa bukan lantaran melakukan dosa besar. Salah seorang di antara mereka di siksa lantaran(HR Para pemilimk tidak menutup diri ketika kencing, sedangkan orang yang satunya lagi lantaran suka mengadu domba." (HR Para pemilik kitab shahih)
Demikian juga fiqih sangat memperhatikan cara makan dan minum. Fiqih juga memperhatikan doa yang harus di ucapkan oleh seseorang ketika keluar dan masuk rumah serta ketika naik dan turun dari kendaraan. Contohnya saja etika ketika berpakaian. Dalam sebuah hadist diriwayatkan bahwa Abu Hurairah r.a. Berkata,
"Jika Rasulullah saw. Memakai pakaian, beliau memulai dari bagian kanan." (HR Tirmidzi)
Diriwayatkan bahwa Abu Sya'id berkata, :
"Jika Rasulullah saw. Memakai pakaian baru beliau memahaminya dengan nama yang sudah di kenal pada umumnya'(Misalnya dengan cara berkata, "Alhamdulillah ALLAH telah memberiku rizki serban, atau selendang."), baik itu serban maupun selendang.(hanya sekedar contoh). Kemudian beliau berdoa, 'Ya ALLAH, segala puji hanya milik-MU. Engkaulah yang telah memberiku pakaian. Aku meminta kebaikan pakaian tersebut dan kebaikan perbuatan yang di lakukan dengan menggunakan pakaian tersebut. DAn aku berlindung dari keburukan pakaian tersebut dan keburukan perbuatan yang di lakukan dengan menggunakan pakaian tersebut."'(HR Tirmidzi)
Tema yang dibicarakan fiqih tidak pernah terbartas pada suatu tema sosial. Fiqih mencakup masalah akhlak, syariat, ibadah, dan muamalah (jual beli, jihad, perang, perdamaian, serta pernikahan dan hukum waris.) Singkatnya, fiqih telah mengatur seluruh aspek kehidupan manusia.
tanggal : selasa, 31 mei 2011
sumber SELALU DEKAT DENGAN ALLAH(Abdul Halim MAhmud)
penulis : yansen / fb: ([email protected])
|
|
comments (0)
|
Rosul adalah seorang utusan alloh yang dipilih sebagai perntara untuk menyampaikan ajaran islam kepada seluruh umat manusia. Rosul adalah manusia yang diberi wahyu oleh alloh dan ditugaskan untuk menyampaikan wahyu islam kepada umatnya. Nabi adalah manusia yang diberi wahyu oleh alloh, tetapi ditugaskan untuk menyampaikan kepada umatnya/ orang lain.
seorang muslim wajib beriman kepada semua Rosul dan tidak boleh mengimani sebagiannya sajah. orang yang mengimani sebagian Rosul termasuk orang kafir. seperti dalam firman Alloh QS. an-nisa 150-151 yang artinya : sesungguhnya orang-orang yang ingkar kepada Alloh dan rosul-rosulNya, dan bermaksud membeda-bedakan antara (keimanan kepada)Alloh dan rosul-rosulNya, denagan mengatakan , " Kami beriman kepada sebagian dan kami mengingkari sebagian(yang lain), " serta bermaksud mengambil jalan tengah(iamn atau kafir), merekalah orang-orang kafir yang sebenarnya. Dan Kami sediakan untuk orang-orang kafir itu azab yang menghinakan.
wallohu'alam bisshowab.
by: fattah asy-syirbun
|
|
comments (0)
|
Hikmah Yang ke-44
kamis,14-02-2011
Kitab Athoilah Asakandari
disampakan oleh Buya Yahya
Wallohu'alam bishowab.
redaksi: Wahyu Apriyadi(SMK Muhammadiyah kab. cirebon)