|
|
Assalamualaikum wr. wb.
Diriwayatkan dari Muhammad bin Ishak dari Zuhri dari Said bin Musayyab bahwaAbdullah Rabbih berkata, :
"Ketika Rasulullah saw. Setuju untuk memukul lonceng ( sebagaipanggilan shalat ), padahal beliau tidak suka dengan hal itu karena menyerupaiumat Nasrani, aku bermimpi bertemu dengan seorang laki-laki yang memakai dualapis pakaian berwarna hijau sedang membawa lonceng. Kemudian aku berkata,'Wahai hamba ALLAH, apakah kamu hendak menjual lonceng itu?' Dia menjawab,,Kamu gunakan untuk apa lonceng tersebut?' Aku menjawab, 'Kami gunakan sebagaipanggilan untuk shalat.' Dia berkata, Maukah kamu saya tujukkan sesuatu yanglebih bagus dari itu ?' Aku menjawab, 'Iya, mau.' Dia berkata, 'Katakanlah,'ALLAH Maha Besar, ALLAH Maha Besar, ALLAH Maha Besar, ALLAH Maha Besar. Akubersaksi bawa tiada tuhan selain ALLAH, Aku bersaksi bawa tiada tuhan selainALLAH, Aku bersaksi Muhammad utusan ALLAH. Mari mengerjakan shalat, marimengerjakan shalat. Mari menyongsong kemenangan, mari menyongsong kemenangan.ALLAH Maha Besar, ALLAH Maha Besar. Tiada Tuhan Selain ALLAH. '"Abdullah bin Zaid berkata, " Setela itu tidak lama kemudian lelakitersebut berkata, 'Kemudian jika hendak menunaikan shalat
(iqamah) katakanlah, 'ALLAH maha besar, ALLAH Maha Besar. Aku bersaksi bahwatiada tuhan selain ALLAH. Aku bersaksi bahwa Muhammad utusan ALLAH, Marimengerjakan shalat. Mari menuju kemenangan. Shalat akan ditunaikan, shalat akanditunaikan . ALLAH Maha Besar, ALLAH Maha Besar. Tiada tuhan SelainALLAH.'Abdullah bin Zaid berkata, 'Di pagi harinya aku mendatangi Rasulullahsaw. Dan memberi tahu beliau tentang mimpi ini benar.’ Kemudian beliau menyuruhuntuk mmelakukan adzan. Bilal budak Abu Bakar yang melakukan adzan dengankalimat-kalimat tersebut dan memanggil Rasulullah saw. Untuk shalat. Abdullahbin Zaid berkata, “Pada suatu hari Bilal mengajak beliau untuk menunaikanshalat Subuh. Lalu ada yang brkata bahwa beliau sedang tidur. Lantas dengansuara sangat lantang Bilal berkata, ‘Shalat lebih baik daripada tidur.’ Sa’idbin Musayyab berkata, “Lantas perkataan Bilal tersebut dimasukkan pada kalimatadzan subuh.”
Hadist tersebut juga diriwayatkan oleh imam Ahmad dan Abu Dawud dari jalurMuhammad bin Ishak dari Muhammad bin Ibrahim at-Taimi dari Muhammad binAbdullah bin Zaid dari ayahnya. Redaksi hadistnya sebagai berikut.
“Di pagi harinya aku mendatangiRasulullah saw. Dan bercerita tentang mimpiku. Lantas beliau bersabda, ‘InsyaALLAH mimpi ini benar. Pergilah ke Bilal dan ditekan apa yang ada dalam mimpimuagar dia adzan dengan kalimat-kalimat tersebut karena Bilal lebih merdusuaranya daripada kamu. ’”Abdullah bin Zaid berkata, “Lantas aku menemui Bilal.Kemufian aku diktekan kalimat-kalimat tersebut kepadanya dan dia pun adzandengan kalimat-kalimat tersebut.” Abdullah bin Zaid berkata, “LantasUmar IbnulKhathab mendengar adzan tersebut dari rumahnya. Lalu dia keluar rumah keluarrumah dengan memakai serbannya seraya berkata kepada Rasulullah, demi Zat yangtelah mengutusmu dengan membawa kebenaran, sungguh aku telah bermimpi sepertimimpinya.’”Abdullah bin Zaid berkata, ‘”Lantas Rasulullah saw. Bersabda, ‘Segalapuji bagi ALLAH.’”
BERSAMBUNG. DULU YAA. INSYA ALLAH NANTI KAMI LANJUTKAN KEMBALI... ^_^
Hari/Tanggal : Rabu 08 juni 2011
penulis ulang : yansen ([email protected])
sumber : Selalu Dekat Dengan ALLAH (Abdul Halim Mahmud)
Categories: Kajian Forum Silaturahmi Pelajar Muslim Cirebon
The words you entered did not match the given text. Please try again.
Oops!
Oops, you forgot something.