|
|
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين, والصلاةوالسلام على أشرف المرسلين. أما بعد :
Tahun ini lulus sekolah atau kuliah. bingung akan kerja apanantinya setelah lulus. melihat jaman sekarang yang serba tidak menentu.datanglah rasa was-was dalam diri, bisikan ditelinga yang mengatakan,"akan kerja apa kamu nanti? kamu lulus cuma dapat ijazah dan nilai kamu juganggak bagus-bagus. mau jadi PNS? yang antri ribuan. mau jadi pengusaha? udahbanyak saingan. mau kerja apa sedangkan kamu g punya skill. kalo nggak punyapekerjaan bakal jadi orang miskin. makan aja susah, apa lagi infaq."
Bangsa yang besar. masa depannya yang seharusnya berada ditangan mereka, justrugenerasi tersebut sedang dihantui oleh ketidak pastian masa depan. apa lagimembawa bangsa ini kepada kejayaan. pasti tidak terpikirkan. lalu apa yangseharusnya dilakukan oleh generasi muda bangsa ini?
Setan menakut-nakuti kamu dengankemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjadikanuntukmu ampunan daripada-Nya dan karunia (rizki)
Sebagai muslim dan bangsa yang bermartabat, kita harus akar permasalah itu.bahwa rasa was-was dan ketakutan tidak adanya masa depan itu hanya datang darisetan. dan setan adalah musuh yang nyata bagi kita. dan sekarang, tergantungsikap kita bagaimana menghadapi bisikan musuh tersebut. apakah kita menyerahsaja dengan musuh, atau kita akan terus melawan karena bisikan setan sangatlahlemah dan yakin bahwa Allah tidak pernah ingkar janji. Allah berfirman :
الشَّيْطانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَوَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشاءِ وَاللَّهُ يَعِدُكُمْ مَغْفِرَةً مِنْهُ وَفَضْلاًوَاللَّهُ واسِعٌ عَلِيمٌ
Artinya : "Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan danmenyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjadikan untukmuampunan daripada-Nya dan karunia (rizki). Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya)lagi Maha Mengatahui." (QS Al-Baqarah : 268)
Kita sering mendengar sebuah kata bahwa kegagalan itu hanya selangkah darikeberhasilan. jadi kenapa langkah kita selalu terhenti ketika menghadapikegagalan?! tingkat keberhasilan seseorang diukur dari usaha yang dia kerjakandan iman yang benar-benar dia yakini.
Sudah menjadi sunnatullah bahwa sebuah biji akan tumbuh menjadi tunas barukemudian membesar dan terus tumbuh menjadi lebih besar. tidak ada usahaseseorang yang dimulai dari nol kemudian seketika itu menjadi besar. semua adaproses dan membutuhkan waktu, seperti jika kita menghitung bilangan dari nolkemudian langsung sepuluh pasti akan salah. bahkan anak kecil pun akan bisamenyalahkan kita karena dia tahu angka setelah nol adalah satu, setelah satuadalah dua dan seterusnya.
Kita tidak boleh loncat dari angka nol langsung ke angka sepuluh karenadiantara itu masih banyak angka yang harus disebut. begitu juga masa depan dankeberhasilan, akan benar-benar tercapai tergantung kemampuan kita menghitungangka-angka setelah nol dan kesabaran akan usaha kita sehingga sampailahhitungan kita ke bilangan sepuluh.
Pengetik ulang : Yansen ([email protected])
Tanggal : 02 juli 2011 (16:13)
Read more: http://www.artikelislami.com/2011/06/takut-miskin-adalah-bisikan-setan.html#ixzz1QqHYMO7p
Categories: Kajian Forum Silaturahmi Pelajar Muslim Cirebon
The words you entered did not match the given text. Please try again.
Oops!
Oops, you forgot something.